Tadi aku menemukan sebuah tulisan yang begitu sederhana, tapi entah kenapa saat membacanya, tubuhku langsung merinding.
Isi tulisannya begini:
Seorang anak kecil bertanya, "Jika semuanya sudah tertulis dalam takdir, mengapa aku harus tetap berdoa?"
Tuhan menjawab, "Barangkali dalam bagian dari takdirmu, Aku menuliskan: 'semua akan berjalan sesuai doamu'."
Kalimat itu menampar lembut kesadaranku. Betapa sering kita lupa bahwa doa bukan sekadar permintaan, melainkan jembatan antara usaha dan takdir.
Tulisan ini membuatku tersadar bahwa kuasa Tuhan begitu luas, hingga bahkan dalam garis takdir yang sudah ditentukan, Dia masih memberi ruang bagi doa untuk mengubah arah hidup kita.
Komentar
Posting Komentar