Tokoh: Dena & Ezra Latar: Taman kota dini hari, pukul 03.00 WIB. Hujan pelan, lampu jalan redup, genangan air memantulkan cahaya. Hujan perlahan berhenti, langit terlihat gelap dengan sedikit bintang yang muncul. Intro lagu milik Payung Teduh dengan judul Untuk Perempuan Yang Sedang Di Pelukan terdengar samar. Lampu redup. Hujan menetes pelan. Dena duduk sendiri, menatap genangan air. Dena (berbisik, lirih): "Hujan selalu datang dengan rahasianya. Ia menenggelamkan suara dunia, tapi anehnya, ia tak pernah bisa menenggelamkanku. Justru di tengah derasnya, aku merasa paling nyata." Sosok laki-laki muncul dari sisi lain, membawa payung. Ia berhenti sejenak, menatap gadis dihadapannya, ia tersenyum lembut. Ezra: "Permisi, boleh saya duduk sebentar? Hujannya tidak begitu deras, tapi entah kenapa, rasanya saya ingin duduk di sini." Dena (tersenyum tipis, mengangguk): "Tentu, silakan." Laki-laki itu duduk di samping Dena. Hening sebentar, suara hujan dan musi...
Selamat berkelana di tulisanku 🤍