Aku tak tahu kapan episode kekaguman ini akan berakhir. Kisah tanpa judul ini terus berputar, menjadikanmu satu-satunya tokoh di panggung kecil dalam kepalaku. Setiap hari adalah jeda panjang yang kuisi dengan mengagumimu dari kejauhan, pelan, diam, tapi penuh rasa.
Yang kutunggu hanya satu, kau menoleh ke arahku. Bukan sekadar lirikan singkat, melainkan tatapan yang akhirnya menyadari keberadaanku. Sampai saat itu datang, aku akan tetap di sini, menahan napas, merawat harapan, dan percaya bahwa penantian ini mungkin saja menjadi awal sebuah cerita yang baru.
Komentar
Posting Komentar